Tuesday, 29 December 2015

Nasehat Ibu

Hasil gambar untuk Istriku masak


Calon Isteriku Gak Bisa Masak...


Bu.... Calon Isteriku Gak Bisa Masak!?

- - - - - - - - - - -
Di Subuh yang dingin...ku dapati Ibu sudah sibuk memasak di dapur.
"Ibu masak apa? Bisa ku bantu?"
"Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan Bapak"
sahutnya.
"Alhamdulillah.. mantab pasti.. Eh Bu.. calon istriku kayaknya dia
tidak bisa masak loh..."
"Iya terus kenapa..?" Sahut Ibu.
"Ya tidak kenapa-kenapa sih Bu.. hanya cerita saja, biar Ibu tak
kecewa, hehehe"
"Apa kamu pikir bahwa memasak, mencuci, menyapu, mengurus
rumah dan lain lain itu kewajiban Wanita?"
Aku menatap Ibu dengan tak paham.
Lalu beliau melanjutkan, "Ketahuilah Nak, itu semua adalah
kewajiban Lelaki. Kewajiban kamu nanti kalau sudah beristri."
katanya sambil menyentil hidungku.
"Lho, bukankah Ibu setiap hari melakukannya?"
Aku masih tak paham juga.
"Kewajiban Istri adalah taat dan mencari ridho Suami." kata Ibu.
"Karena Bapakmu mungkin tidak bisa mengurusi rumah, maka Ibu
bantu mengurusi semuanya. Bukan atas nama kewajiban, tetapi
sebagai wujud cinta dan juga wujud Istri yang mencari ridho
Suaminya"
Saya makin bingung Bu.
"Baik, anandaku sayang. Ini ilmu buat kamu yang mau menikah."
Beliau berbalik menatap mataku.
"Menurutmu, pengertian nafkah itu seperti apa? Bukankah kewajiban
Lelaki untuk menafkahi Istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan?"
tanya Ibu.
"Iya tentu saja Bu.."
"Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah
kewajiban Suami. Makanan adalah nafkah. Maka kalau masih berupa
beras, itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan.
Sehingga memasak adalah kewajiban Suami. Lalu menyiapkan rumah
tinggal adalah kewajiban Suami. Sehingga kebersihan rumah adalah
kewajiban Suami."
Mataku membelalak mendengar uraian Bundaku yang cerdas dan
kebanggaanku ini.
"Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban
Suami. Kenapa Ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut
Bapak sekalipun?"
"Karena Ibu juga seorang Istri yang mencari ridho dari Suaminya dan harus taat. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena setiap manusia punya peran masing-masing"

Cerdaskah saya

TERNYATA  SAYA CERDAS

Kecerdasan ialah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat  pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan  masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar. Kecerdasan erat kaitannya dengan kemampuan kognitif yang dimiliki oleh individu. Kecerdasan dapat diukur dengan menggunakan alat psikometri yang biasa disebut sebagai tes IQ.
Faktor-faktor yang memengaruhi kecerdasan, antara lain:
1.       Faktor bawaan atau Biologis
Faktor ini ditentukan oleh sifat yang dibawa sejak lahir. Batas kesanggupan atau kecakapan dalam memecahkan masalah ditentukan oleh faktor bawaan.
2.       Faktor minat dan pembawaan yang khas.
Minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan itu.
3.       Faktor pembentukan atau lingkungan
Pembentukan adalah segala keadaan di luar diri seseorang yang memengaruhi perkembangan intelegensi.
4.       Faktor kematangan
Tiap organ dalam tubuh manusia  mengalami pertumbuhan dan perkembangan
5.       Faktor kebebasan
Manusia dapat memilih metode tertentu dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Disamping kebebasan memilih metode, juga bebas dalam memilih masalah yang sesuai dengan kebutuhannya.
Apakah menurutmu kamu cerdas?
Banyak orang percaya bahwa cerdas adalah soal mendapatkan  peringkat yang baik dan nilai ujian baik disekolah. Banyak  orang menganggap cerdas itu artinya kamu bisa mengerjakan hal-hal seperti:
Ø  Pandai membaca rumus-rumus saja
Ø  Cepat memecahkan soal matematika
Ø  Menghafal
Ø  Memahami segalanya tentang computer
Dr. Howard Gardner mengembangkan  teori  macam-macam kecerdasan yang digunakan manusia untuk memecahkan masalahnya. Teori  macam-macam kecerdasan tersebut meliputi :
Ø  Kecerdasan berbahasa (Linguistic Intelegence)
Orang yang berbakat dalam bidang bahasa dapat mengerti dan menggunakan bahasa dengan mudah. Mereka gemar membac, menulis, mengingat informasi, berbicara dan membuat kosa kata.
Ø  Kecerdasan Matematis-Logis (Logical-Mathematical Intelegence)
Siswa tipe ini menggunakan angka dan konsep matematik dengan mudah. Mereka mamahami penjelasan abstrak dan sering tertarik pada IPA. Mereka dapat mengenali pola dan sering mempunyai cara yang tak biasa dalam memacahkan masalah, walaupun mereka tak dapat menjelaskan cara bekerja.
Ø  Kecerdasan  Spesial-Visual  (Visual-Spasial Intelegence).
Siswa ini mengerti hubungan antara bentuk dan gambaran dalam berbagai ruang/bidang yang berbeda. Mereka dapat dengan mudah menggambarkan secara artistic atas apa yang mereka lihat.
Ø  Kecerdasan Ritmis-Musikal (Musical-Rhytmic Intelegence)
Siswa ini sudah menjadi pembawaannya untuk selalu mendengar bunyi dan nada. Mereka mempunyai pemahaman yang sangat baik  terhadap irama, mereka akan membuat “ketukan” setiap waktu dengan stik, pensil, kayu atau apa saja.
Ø  Kecerdasan Kinestik-Tubuh (Bodily-Kinesthetic Intelegence)
Siswa yang memiliki kecerdasan Kinestetik-tubuh dapat bergerak dengan anggun, kuat dan lentur. Mereka mereka membutuhkan kesempatan untuk sering bergerak, dan biasanya mereka menyukai permainan yang menggunakan gerakan.
Ø  Kecerdasan interpersonal (Interpersonal Intelegence)
Siswa dengan tipe ini dapat bekerjasama dengan baik dengan banyak orang dan memimpin mereka, ia mudah mengerti dan menanggapi   perasaan orang lain.
Ø  Kecerdasan Intrapersonal (Intrapersonal Intelegence)
Siswa  dengan tipe ini memahami dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka sangat termotivasi dengan tujuannya dan tidak terlalu peduli  dengan apa yang orang lain piker mengenai dirinya. Mereka dapat belajar dengan baik dan dapat menghubungkan  apa yang mereka ingin pelajari  dengan apa yang telah ada dalam dirinya.
Ø  Kecerdasan Naturalis (Naturalist Intelegence)

Siswa dengan kecerdasan ini memiliki pengetahuan yang mengagumkan mengenai alam, seperti flora dan fauna, mempunyai kemampuan dan kepekaan bagaimana suatu benda dapat dimasukkan ke suatu kategori. Mereka senang ikan, kebun memasak dan sangat teliti dalam mengamati apa yang menjadi perhatiannya.